Kesalahan pertama kali naik pesawat paling sering terjadi karena persiapan yang kurang matang, bukan karena takut terbang. Banyak orang baru sadar ada masalah setelah sampai di bandara, misalnya nama di tiket salah ketik atau koper melebihi batas bagasi. Sebagian besar masalah itu bisa dicegah dari rumah dengan beberapa langkah sederhana.
Menganggap tiket tidak perlu dicek ulang
Setelah tiket terbit, biasanya orang langsung menyimpannya di folder surel dan tidak membukanya lagi sampai hari keberangkatan. Nama penumpang, tanggal, dan jam penerbangan paling sering berubah tanpa disadari, entah karena jadwal maskapai digeser atau salah ketik saat memesan. Buka e-tiket seminggu sebelum terbang dan cocokkan nama dengan kartu identitas. Kalau ada perbedaan satu huruf, hubungi maskapai saat itu juga, bukan di meja check-in.
Untuk penerbangan dini hari, periksa ulang jam di tiket. Beberapa maskapai menampilkan waktu dalam zona waktu bandara asal, dan itu bisa membingungkan kalau kamu terbang melintasi zona waktu.
Memesan bagasi setelah lewat batas waktu
Harga bagasi tambahan di bandara biasanya lebih mahal daripada saat pemesanan tiket. Maskapai memberi tenggat pembelian tambahan bagasi beberapa jam sebelum keberangkatan, dan tenggat itu berbeda tiap maskapai. Kalau kamu tahu akan membawa koper besar, beli tambahan bagasi saat memesan tiket atau paling lambat sehari sebelum berangkat.
Menimbang koper di rumah juga membantu. Letakkan koper kosong di atas timbangan, lalu isi bertahap. Batas umum bagasi tercatat adalah sekitar 20 kilogram untuk kelas ekonomi, tetapi angka pastinya ikut ketentuan maskapai. Jangan mengandalkan perkiraan.
Datang terlalu mepet atau terlalu awal
Datang satu jam sebelum keberangkatan terdengar cukup untuk penerbangan domestik, tapi antrean check-in dan pemeriksaan keamanan bisa panjang di jam sibuk pagi atau sore. Untuk penerbangan domestik, tiba di bandara sekitar dua jam sebelum jadwal, dan tiga jam untuk penerbangan internasional. Datang terlalu awal juga bukan tanpa masalah: meja check-in biasanya baru dibuka dua sampai tiga jam sebelum keberangkatan, jadi kamu hanya akan menunggu di luar area.
- Penerbangan domestik: dua jam sebelum jadwal.
- Penerbangan internasional: tiga jam sebelum jadwal.
- Tambahkan waktu kalau naik bus atau kereta ke bandara dan harus transit.
Menaruh barang penting di bagasi tercatat
Obat rutin, dokumen, power bank, dan barang berharga sebaiknya masuk tas kabin. Barang bawaan yang dicatat masuk ke bagasi tidak selalu bisa diakses sampai kamu tiba di tujuan, dan ada risiko koper terlambat sampai. Power bank punya aturan sendiri: umumnya harus dibawa di kabin dan tidak boleh dimasukkan ke bagasi karena alasan keselamatan.
Kalau kamu membawa obat yang perlu disimpan dingin atau alat medis, simpan di tas kabin dan bawa surat keterangan dokter kalau memang diperlukan. Petugas keamanan berhak menanyakan isi tas.
Tidak memperhatikan aturan cairan
Aturan cairan di tas kabin sering jadi penyebab barang buangan di tempat pemeriksaan. Cairan, gel, dan aerosol dalam jumlah kecil harus ditempatkan dalam wadah transparan yang mudah dibuka. Botol air minum sebaiknya dikosongkan dulu dan diisi ulang setelah melewati pemeriksaan, karena banyak bandara kini menyediakan tempat isi ulang air minum.
Untuk produk perawatan, pilih kemasan kecil atau pindahkan ke botol travel. Ini juga menghemat ruang di tas kabin.
Mengabaikan proses check-in daring
Check-in daring biasanya dibuka mulai 24 jam sebelum keberangkatan. Melakukannya dari rumah menghemat waktu di bandara dan memberi kesempatan memilih kursi lebih awal, meski pilihan kursi gratis biasanya terbatas. Setelah check-in, simpan boarding pass di ponsel dan tangkapan layar sebagai cadangan kalau sinyal internet di bandara buruk.
Kalau kamu membawa bagasi tercatat, tetap datang ke meja bagasi untuk menyerahkan koper. Check-in daring tidak menggantikan proses itu.
Belum tahu apa yang harus dilakukan saat transit
Transit bisa membingungkan untuk penumpang baru. Kalau kamu pindah pesawat di bandara yang sama, ikuti papan penunjuk arah menuju ruang tunggu penerbangan lanjutan. Kalau harus keluar dari area keberangkatan dan masuk lagi, siapkan waktu ekstra dan periksa apakah bagasi perlu diambil ulang.
Untuk perjalanan darat setelah mendarat, cara kerja moda transportasi lokal bisa berbeda dari Indonesia. Contohnya, membaca panduan cara naik kereta di Italia untuk pemula membantu kamu memahami cara membeli tiket dan memvalidasinya sebelum naik, terutama kalau perjalananmu berlanjut ke Eropa.
Membawa terlalu banyak barang
Penumpang baru cenderung membawa segala hal untuk berjaga-jaga. Hasilnya, koper berat dan tas kabin penuh, lalu repot saat harus mengangkat ke rak atas. Buat daftar bawaan tiga hari sebelum berangkat, lalu coret barang yang tidak benar-benar dipakai dalam perjalanan singkat.
Pakaian bisa dipilih yang mudah dipadukan, dan perlengkapan mandi dibeli di tujuan kalau memungkinkan. Kebiasaan ini juga berguna kalau nanti kamu melakukan perjalanan lebih jauh, misalnya saat membandingkan kota untuk musim dingin pertama ketika pindah ke Kanada, karena kebutuhan pakaian dan perlengkapan berbeda jauh dari perjalanan tropis.
Kalau kamu ingin panduan yang lebih menyeluruh soal alur di bandara, mulai dari tiba sampai naik pesawat, baca tips terbang untuk pemula yang membahas urutan prosesnya.
Ringkasan
Kesalahan pertama kali naik pesawat umumnya soal hal kecil yang luput dicek: e-tiket, bagasi, waktu kedatangan, dan isi tas. Sempatkan mengecek empat hal itu beberapa hari sebelum terbang, dan sebagian besar masalah di bandara bisa dihindari.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa lama sebelum terbang sebaiknya tiba di bandara?
Untuk penerbangan domestik, sekitar dua jam sebelum jadwal. Untuk penerbangan internasional, sekitar tiga jam. Tambahkan waktu jika kamu harus transit atau bergantung pada transportasi umum.
Apakah power bank boleh masuk bagasi?
Umumnya power bank harus dibawa di tas kabin dan tidak boleh dimasukkan ke bagasi tercatat. Periksa juga kapasitas maksimum yang diizinkan maskapai karena batasnya bisa berbeda.
Apa yang harus dilakukan kalau nama di tiket salah ketik?
Hubungi maskapai atau agen tempat kamu memesan secepat mungkin. Perbaikan nama biasanya punya batas waktu dan bisa dikenakan biaya, jadi jangan menunggu sampai hari keberangkatan.
